Adanya praktik bagi-bagi duit di kalangan warga Tanah Bumbu oleh relawan pemenangan satu Paslon agar memilih Paslon dukungannya; tampaknya sudah diketahui oleh 2 Paslon lainnya terutama pihak Paslon Nomor Urut 1 SHM-MAR.
Hasil penelusuran Media ini di kalangan warga, modus yang dilakukan oleh relawan pemenangan itu adalah dengan memanfaatkan para Ketuas RT setempat. Kepada warga dalih mereka adalah dengan mengatakan ada titipan dari Paslon Nomor Urut sekian.
"Mereka datang ke rumah, memeriksa Kartu Keluarga untuk mengetahui berapa anggota keluarga yang masuk kategori dapat memilih, lalu memberikan duit sebesar Rp 150 ribu per orang. Mereka pun kemudian menempel semacam stiker di rumah yang sudah menerima duit sambil berjanji akan memberikan duit lagi jika bersedia dan pasti memilih Paslon Nomor Urut sekian tersebut," ungkap beberapa warga di kawasan Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin.
"Disini yang ikut mendatangi rumah warga dan membagi duit adalah Ketua RT-nya," ungkap seorang warga di kawasan Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat.
Untuk itulah Juru Kampanye dari Paslon Nomor 1 SHM-MAR, H. Abdul Alif yang biasa disapa H. Wahid mengingatkan dalam orasinya dan menekankan agar warga lebih cerdas dalam memilih calon pemimpin.
"Bila ada calon pemimpin yang bagi-bagi duit, ambil saja, tapi jangan dipilih, karena bila ada calon pemimpin yang demikian dan sampai mengintimidasi agar memilih dirinya, itu bukan pemimpin yang baik," tegas H. Wahid, yang Mantan Kepala Desa Segumbang dan Mantan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Propinsi Kalsel ini. (Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Momentar Anda adalah cerminan otak Anda, maka lebih baik diam daripada sok tahu.