Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Awaludin, Ketua Komisi II, melaksanakan kegiatan Reses Tahap II dari tanggal 21 hingga 26 juni 2022 di 3 Desa di Kecamatan Kelumpang Selatan, Sabtu (25/06/22).Awalaudin banyak menerima beragam aspirasi dari masyarakat di Desa Sungai Nipah, Sangking Baru dan Sungai Kupang Jaya Kecamatan Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru. Hal yang paling diungkapkan masyarakat adalah anjloknya harga kelapa sawit yang kian menurun.
"Saya memohon kepada bapak selaku perpanjangan tangan masyarakat kecil seperti kami ini untuk membantu permasalahan harga kelapa sawit yang saat ini benar-benar anjlok," ungkap Wardi, seorang warga petani kelapa sawit Desa Sungai Nipah.
Kondisi ini,juga berdampak pada biaya perawatan yang dikeluarkan petani. Saat ini petani mengaku menjual TBS (Tandan Buah Segar) ke pedagang pengumpul berkisar Rp 1.150 hingga Rp 1.200 per kilogram, sedangkan sebelumnya mencapai Rp 3 ribu lebih per kilogram.
"Jika kondisi ini berlangsung lama bisa berdampak bukan hanya pada pendapatan petani dan juga pada sektor lainnya seperti pendidikan dan tentunya juga daya beli masyarakat," kata Wardi.
Sementara itu Awaludin mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pihak Dinas Perkebunan dan Pemkab yang dalam hal ini Sekdakab.
Anjloknya harga TBS sangat merugikan petani khususnya di Kabupaten Kotabaru. Sedangkan beberapa PKS (Persahaan Kelapa Sawit) menurunkan harga di bawah standar harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Propinsi Kalsel.
Disamping itu meminta Pemerintah Daerah segera membuat Tim Satgas (Satuan Tugas) pengawasan terkait dengan harga TBS kepada PKS-PKS.
"Didalamnya (Satgas) nanti ada Kepolisian, Kejaksaan, ada Pemda kemudian ada DPRD, Disbun dan teman-teman dari Apkasindo menjadi Tim Pengawasan terhadap PKS PKS," kata Awaludin. (AA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Momentar Anda adalah cerminan otak Anda, maka lebih baik diam daripada sok tahu.